Senin, 31 Desember 2018

Trik yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Balita Susah Makan

Saat anak menolak makan dan Anda menyikapinya dengan cara keliru, tentunya bisa memicu suasana yang tak menyenangkan dan bisa memberikan tekanan terhadap dua belah pihak. Nah, untuk menghadapi Balita susah makan, Anda baiknya mengetahui trik mengatasinya agar tak terjadi hal tak menyenangkan dikarenakan berbagai permasalahan. Bagaimana itu?

1. Menolak Makan
Sebagian anak memang akan menerima makanan tertentu namun pada keesokan harinya atau lusa, dia tak mau memakan makanan tersebut lagi. Hal ini sebenarnya bisa dikarenakan selera makannya yang berubah. Sekedar saran untuk mengatasi masalah tersebut, Anda coba tenang dulu.
Coba hitung berapa jumlah kalori yang dimakannya seminggu sebelumnya, jika banyak, tak apa pada minggu ia kalorinya kurang. Kerap kali orang tua merasa takut si kecil tak tercukupi nutrisinya padahal sebenarnya jumlah nutrisi yang dikonsumsi si kecil telah terpenuhi.

2. Hanya Memilih Makanan Tertentu
Selain itu, hal lain yang menjadi masalah balita yang susah makan adalah memilih makan tertentu. Bagi balita, makanan padat memang hal yang baru. Bisanya mereka akan memilih makanan yang biasa mereka makan. Sekedar saran untuk mengatasinya, Anda bisa memperkenalkan makanan baru secara perlahan pada anak yang susah makan ini.

Setelah disajikan beberapa kali dan anak mulai tertarik mengonsumsinya, Anda bisa mencoba memperkenalkan makanan baru lagi. Cara ini adalah yang paling tepat dilakukan terlebih bila Anda memperkenalkan sayuran pada si kecil.

3. Hanya Mau Makan Makanan Cepat Saji
Permasalahan lain yang kerap jadi penyebab balita susah makan adalah mereka hanya mau makan makanan cepat saji saja, sedangkan makanan yang sudah dimasak dengan susah payah oleh ibunya tidak mau. Ini adalah hal yang sering dijumpai. Anak-anak lebih gemar makan makanan yang mengandung gula dan lemak tinggi namun kandungan gizinya rendah.

Untuk mengatasi masalah yang satu ini, sebenarnya sangat mudah. Anda hanya perlu tidak menyimpan makanan cepat aji di rumah dan sediakanlah makanan sehat yang mudah diraihnya. Sajikan buah-buaha seperti buah melon dengan campuran yogurt atau jus yang dihiasi dengan irisan buah seperti pisang atau strawberry.

4. Menolak Makan Setelah Kemarin Banyak Makan
Permasalahan lain yang kerap ditemui ibu adalah anaknya akan menolak makan setelah kemarin banyak makan. Hal ini sebenarnya umum terjadi pada anak usia 12 bulan hinga 3 tahun. Sebenarnya, kalau hal ini terjadi, orang tua tak perlu membesar-besarkannya. Anda harus berhenti memaksanya untuk makan.

Anda hanya perlu menentukan batas waktu makan anak dalam mengonsumsi suatu makanan. Mintalah dia untuk tidak melebihi batas waktu yang diberikan. Selain itu, batasi konsumsi jus dan susu ketika mereka seperti ini. Sebab, dua hal ini bisa membuat nafsu makannya makin jelek.

5. Makan Satu Jenis Makanan Saja
Masalah lainnya adalah anak hanya mau satu jenis makanan saja. Ini bukan hal yang aneh karena biasanya anak memang hanya tertarik pada satu jenis rasa yang dia sukai saja. Sarannya, Anda tak perlu khawatir dan tetap tenang. Namun, tetap juga tawarkan berbagai pilihan makanan lain tanpa memaksa atau biarkan pilih makanan tanpa ada yang dia mau.

Itulah trik yang bisa Anda coba untuk mengatasi balita susah makan. Selain itu, Anda juga bisa membuat suasana makan jadi lebih menyenangkan misalnya dengan mengadakan acara makan keluarga. Hal ini bisa membuat si kecil lebih tertarik. Jangan lupa untuk penuhi kebutuhan gizinya dengan S-26 NutriSure GOLD yang cocok untuk anak bermasalah makan.