Kamis, 14 Maret 2019

Temukan Rumah Dijual di Bandung Dengan Harga Terjangkau

Untuk dapat memiliki rumah tinggal sendiri mungkin bisa menjadi problema tersendiri bagi pasangan muda ataupun bagi profesional muda yang baru mendapat penempatan kerja. Beberapa dari mereka harus tinggal bersama orang tua selama beberapa tahun lantaran belum bisa membeli rumah sendiri.

Belum lagi dengan harga rumah dijual di Bandung, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang ataupun Bekasi terbilang cukup tinggi bagi kondisi finansial mereka. Menemukan rumah dengan harga terjangkau bisa sangat merepotkan.

Namun masih ada alternatif lain untuk bisa mendapatkan rumah di bawah Rp 200 jutaan asal memiliki niatan dan kemauan mencari. Apabila Anda mengharap lokasi rumah yang ideal, pasti cukup sulit bisa mendapatkan rumah di kisaran harga tersebut. Maka dari itu, sebaiknya Anda pun juga realistis.

Setiap daerah memiliki kelebihan dan kekurangansendiri yang kemudian bisa Anda sesuaikan dengan kondisi Anda. Apabila Anda melihat, beberapa wilayah di Bandung memiliki karakteristik sendiri yang juga bisa mempengaruhi  harga perumahannya. Nah, berikut ini ulasan singkatnya yang dirangkum dari Liputan6.com

Kota Bandung
Wilayah ini memiliki masalah utama seputarkemacetan serta infrastruktur jalanyang dinilai masih kurang optimal. Namun demikian, masalah ini sebenarnya masih bisa dikompensasi oleh sarana, prasarana dan fasilitas yang tergolong sangat lengkap. Sementara masalah lain seperti banjir memang mungkin saja terjadi yang bisa Anda sesuaikan sendiri.

Bandung Utara
Kawasan ini cenderung disebut sebagai Sariwangi, Cihanjuang, Cisarua ataupun Lembang. Daerah ini juga terkenal memiliki jalanan yang terbilang sempit dan mudah sekali mengalami kemacetan bahkan hingga cukup parah pada beberapa titik.

Sementara dari segi geografisnya, Bandung Utara dilalui patahan Lembang yang berpotensi gempa sewaktu-waktu. Dengan pola siaga bencana, aktifitas kegempaan yang selama ini hanya tercatat masih gempa kecil bisa Anda siasati. Banyak informasi yang menyebut bahwa aktifitas patahan ini hanya memicu gempa tiap ratusan atau ribuan tahun sekali.

Ancaman geografis lainnya juga datang dari gunung Tangkuban Perahu. Bagi Anda yang meminati rumah di sekitar kawasan terdampak letusan tentu perlu persiapan mental dan kesiagaan sendiri. Dengan persiapan matang, kondisi semacam ini tetap dapat diantisipasi dengan baik.

Bandung Barat
Daerah yang juga biasa disebut dengan daerah cimahi, Padalarang, Batujajar sampai ke Pataruman ini sudah banyak digarap para pengembang perumahan. Sehingga, Anda harus siap dengan jalan raya barat, Gadobangkong hingga Cimareme seringkali mengalamikemacetan.

Apabila Anda bekerja di kawasan Kota Bandung dan melintasi perempatan tol Pasteur, yang sudah terkenal akan kemacetannya, bisa membutuhkan waktu sampai 10 menit demi keluar dari lampu merah. Kemacetan juga sering terjadi pada sore hari yang dipicu oleh kendaraan yang berputar di sekitaran BTC. Belum lagi dengan Cileuncang yag juga ikut berkontribusi pada kemacetan di Jl Pasteur.

Bandung Timur
Beberapa jalur utama di kawasan ini adalah dari pertigaan Masjid PUSDAI, Cicaheum,Cibiru hingga Cileunyi. Jalur ini juga cukup sering dilanda kemacetan. Apabila musim hujan tiba, guyuran deras akan memicu banjir Cileuncang. Bandung Timur memiliki sarana, prasarana dan fasilitas yang terbilang lengkap.

Bandung Selatan
Akses yang ditawarkan dari daerah ini adalah Jl M. Toha, Kopo, Cibaduyut serta terusan Buah Batu-Bojong Soang. Wilayah ini juga tak luput dari ancaman macet entah itu lantaran aktifitas permukiman warga maupun faktor lain seperti banjir. Beberapa diantaranya di sekitaran pasar kordon dan Bojong Soang, Cijagra, Siliwangi.

Kemacetan juga mengincar Anda yang akan banyak menggunakan jalur terusan Cibaduyut sampai ke Rancamanyar. Sementara di Jl M. Toha, Anda harus berhadapan dengan aspal dan beton jalan yag rusak oleh kendaraan berat dan banjir. Jalan ini sendiri merupakan jalur daerah pabrik. Macet sebelum pintu tol Kopo sampai Kopo Sayati juga perlu dipertimangkan.

Masalah lain yang juga harus Anda pikirkan adalah persoalan banjir selatan yang dipicu oleh luapan sungai Citarum. Banjir ini cenderung dipicu oleh perilaku manusia yang masih saja membuang sampah dan limbah ke sungai dan hulu sungai yang dialihfungsikan. Pemerintah mengupayakan revitaslisasi Citarum dengan jalan pengerukan, penggusuran dan membuat danau buatan.
Nah beberapa hal di atas layak untuk masuk dalam daftar pertimbangan Anda untuk mulai menyesuaikan beberapa kondisi yang bisa membuat harga jual rumah di Bandung bisa semakin rendah. Selama kondisi minus tersebut bisa Anda akali, harga rumah murah di kawasan pinggiran dinilai masih bernilai.

Ada banyak pilihan rumah dengan harga terjangkau di kawasan Bandung tersebar di berbagai penjuru. Anda cukup memilih kawasan mana yang paling menguntungkan dalam perhitungan Anda. Misal Anda bekerja di kawasan Bandung Selatan, tidak ada salahnya melirik rumah murah dengan fasilitas lengkap di Bandung Timur selama Anda bisa menyesuaikan kondisinya. Memiliki rumah murah di Bandung pun sudah bukan sekedar impian lagi.